an email to Steve

Posted by Ardhana Pradipta

 

Dear steve.

The first time I knew apple was back at 1999. I didn't know what computer it is, but it's really cool.

My first apple is an iPod video. It was there when I'm happy, sad, bored, alone, on my date and even when I'm hanging with my friends.

I remember when I'm in college, every time when one of my best friend birthday, we made a special gift made from a MacBook. Whether it's a video, voice recording, or just a simple card, one of your product was there, in my happy moments.

Steve, you really inspire us that we can make a change. Maybe not to change the world like you did, but at least change our own life, our own destiny. You make me believe that my future is in my own hands.

Thank you Steve, thank you for Apple and how you changed our life.

Rest in peace.

Ardhana Pradipta

Sent from my iPhone

 

 

ps: I sent this email to rememberingsteve@apple.com

Kerja Bakti

Posted by Ardhana Pradipta

 

Media_httpimagesinsta_wwcxl

 

Kerja Bakti membangun jalan di depan rumah gw. Kata siapa warga Jakarta Individualis?

Piagam dari @HIMATIKA_ITB terima kasih banyak!

Posted by Ardhana Pradipta

 

Taken at Institut Teknologi Bandung (ITB)

The Singapore Flyer

Posted by Ardhana Pradipta

 

Taken at Sands Skypark: Observation Deck

City life

Posted by Ardhana Pradipta

 

Ocean view

Posted by Ardhana Pradipta

 

Taken at Bandar Djakarta

A Singapore Trip

Posted by Ardhana Pradipta

 

Last month, I made a trip to Singapore with my friends. I made a short video about it. Check it out!

The trip came when I was just change my iPhone 3G to iPhone 4. So it was a great moment to test the camera and video capability. Overall, gw cukup impress sama camera & video-nya. gambar yang keluar sangat baik. Tapi gw agak kecewa dengan aplikasi iMovie. Fiturnya agaka kurang "kaya". well mungkin gw kebiasaan sama iMovie untuk Mac kali ya? :P

Sneak Peak of my next Facebook Photo Album. Coming Soon!

Posted by Ardhana Pradipta

 

Tilt Shift Photography

Posted by Ardhana Pradipta

 

Media_httpimagesinsta_fqbsu

 

playing with my iPhone. using an app called TiltShift Generator. quite good. tapi anglenya agakk kurang tinggi kalau mau tilt shiftnya lebih bagus. Nanti dicoba lagi deh

The happiest place (to be stucked) on earth?

Posted by Ardhana Pradipta

 

So.. Keluarga gw baru balik dari Bali. Salah satu cerita yang mereka bawa (sebagai oleh oleh) adalah suatu artikel di majalah Garuda Indonesia mengenai bagaimana Stephanie Hermawan, anak dari Hermawan Kertajaya, terperangkap di Tokyo DisneySea saat gempa bumi yang melanda Jepang beberapa waktu lalu. Sedikit penasaran, gw meng-google artikel tersebut. Ternyata ada Blogger yang mem-post artikel tersebut disini. Gw akan mengutip artikel itu dari blog tersebut.

 

Tanggal 11 dan 12 maret 2011 merupakan dua hari yang istimewa bagi putri saya, Stephanie Hermawan. Pada 11 maret pukul tiga sore waktu Tokyo, dia mengirimkan pesan ke saya yang sedang berada dijakarta.  “Papa aku di DisneySea. Baru saja ada big earthquake, ditakutkan ada tsunami,” begitu pesannya.

Saya langsung menyalakan televisi dan membuka portal berita “Hati-hati ya. Kamu ikuti saja petunjuk petugas,” jawab saya. “Papa sekarang aku diluar gedung. Semuanya harus keluar. Dingin sekali. Nol derajat. Disini ada ribuan orang yang tidak bisa pulang, karena semua kereta berhenti,” kata dia lagi.

Selanjutnya saya berkomunikasi degan stephanie seputar apa yang saya lihat di televisi dan apa yang dialaminya disana. “Sekarang ada satu restaurant yang buka. Mudah mudahan bisa makan. Lapar dan dingin,” begitu pesan terakhir Stephanie.

Saya tidak bisa tidur karena ia sudah tidak menjawab pesan saya sama sekali. Teleponpun tidak diangkat. Bahkan sampai keesokan paginya, 12 maret saya juga tidak mendapat jawaban dari kamar hotelnya. Padahal, ada informasi bahwa Tokyo sudah aman dan kereta kembali beroperasi sejak pagi.

Hati saya baru lega ketika sejam kemudian Stephanie mengirim pesan ” No Worry pa, w e save and happy. Walaupun belum tidur 30 jam! Sekarang aku tidur dulu ya.” Safe ok, but happy? Sementara saya bingung semalaman di Jakarta, ternyata dia bahagia disana. Saya baru tahu alasannya ketika dua hari kemudian stephanie bercerita lewat telepon.

Ternyata waktu itu ada 39 ribu pengunjung DisneySea. Semuanya tertib saat terjadi bencana. Mereka diminta petugas keluar dari semua gedung. Tapi ketika ada dugaan Tsunami, semua menjadi bingung, karena seharusnya mereka berada diatap gedung. Petugas tetap tenang dan menjaga para pengunjung yang diminta jongkok. Tiap orang yang memerlukan toilet diantar, dijaga dan diantar kembali ke kelompok masing masing. Karena dingin dan hujan, semua orang lantas diberikan windbreaker, jas hujan plastik, handuk dan heating dalam jumlah tak terbatas.

Ketika semua gedung telah diperiksa dinyatakan aman, semua orang boleh kembali ke gedung. Anak saya dan dua orang temannya masuk ke sebuah restoran dan diberi cokelat Indiana Jone, gratis dan sepuasnya. Padahal harganya 750 Yen per kotak. Setelah itu, setiap jam tersedia makanan dingin dan hangat yang juga gratis.  Mulai dari Origiri, sup dan roti. Terus menerus sejak malam hingga pagi!

Alas duduk dilantai dan selimutpun dibagikan. Semua staf Disney, dari manager hingga janitor bekerja semalaman. Jalan dan toiletpun tetap bersih, karena terus menerus disapu dan dibersihkan. Ketika lampu dinyalakan kembali, DisneySea terlihat sangat indah ditengah malam.

Paginya ternyata kereta api JR tidak beroperasi, dan hanya subway swasta yang berangkat dari Urayasu Station, jaraknya sekitar 90 menit berjalan kaki. Untungnya ada 15 bus Disney yang bolak balik mengangkut pengunjung. Sebelum naik bus, semua orang mendapatkan satu kotak cookies suvenier Minnie Mouse yang biasa dijual 1.000 Yen. Sesampainya di stasiun, semuanya mendapatkan dua tiket subway dan satu tiket DisneySea gratis yang berlaku setahun! Jika dihitung Stephanie justru “untung” 2.400 Yen malam itu.

Sekarang dia semakin percaya bahwa Disney is the happiess place (to be stucked) on earth! Dia sudah menjadi Ambasador Disneyland, terutama DisneySea Tokyo. “I got so many wows!” Katanya.

Apa pelajaran dalam pengalaman ini? Gempa bumi dijepang jelas bukan kesalahan DisneySea Tokyo, tapi justru berhasil dimanfaatkan untuk meningkatkan customer loyalty! Belajarlah sampai ke Jepang.

 

Fun Facts:

  • Tokyo DisneySea was the fastest theme park in the world to reach the milestone of 10 million guests, having done so in 307 days after its grand opening.
  • Tokyo DisneySea is also the most expensive theme park ever built, estimated to have cost over U.S. $4 billion.
  • Tokyo Disneyland and Tokyo Disneysea is not owned by the Walt Disney Company ;)

Source: wikipedia

1 page of 4 | Next >>